
Produk digital Anda mungkin memiliki fitur yang luar biasa, teknologi yang canggih, dan konten yang bernilai tinggi. Tapi jika desain UI/UX-nya buruk, pengguna akan pergi sebelum sempat merasakan semua kebaikan itu. Desain bukan sekadar estetika — ini adalah jembatan antara produk dan pengguna.
Kesalahan pertama yang paling umum adalah terlalu banyak informasi di satu halaman (information overload). Pengguna modern memiliki attention span yang pendek. Sajikan informasi secara bertahap, hierarkis, dan fokus pada apa yang benar-benar penting di setiap tahap perjalanan pengguna.
Kesalahan kedua adalah inkonsistensi visual. Warna, tipografi, spacing, dan komponen UI yang tidak konsisten membuat aplikasi terasa tidak profesional dan membingungkan. Bangun design system yang solid dan patuhi panduan tersebut secara konsisten di seluruh produk. Kesalahan lainnya meliputi navigasi yang membingungkan, loading time yang lambat tanpa feedback visual, dan desain yang tidak responsif untuk berbagai ukuran layar.
“Desain yang baik bukan desain yang memukau mata, tapi desain yang tidak disadari pengguna karena semua berjalan begitu alami dan intuitif.”
Hindari kelima kesalahan ini dengan melakukan user testing secara berkala, mengumpulkan feedback nyata dari pengguna, dan selalu mengutamakan kemudahan penggunaan di atas estetika. Desain yang baik adalah investasi jangka panjang untuk retensi pengguna.
Tim Alfazza
Tim profesional Alfazza Solusi Indonesia yang berfokus pada inovasi teknologi dan transformasi digital bisnis.