Infrastruktur IT Logistik
Migrasi dan modernisasi infrastruktur jaringan di 5 lokasi — downtime operasional berkurang hingga 90%.
Klien
CV Logistik Nusantara
Industri
Logistik
Tahun
2024
Deliverables

Detail Proyek
Proyek infrastruktur IT ini mencakup desain ulang dan implementasi jaringan komputer di 5 lokasi operasional perusahaan logistik yang tersebar di tiga kota. Infrastruktur lama yang sudah berumur lebih dari 8 tahun kerap mengalami gangguan yang berdampak langsung pada operasional pengiriman. Tantangan utama adalah melakukan migrasi tanpa menghentikan operasional 24/7 yang menjadi tulang punggung bisnis klien.
Kami merancang arsitektur jaringan baru berbasis SD-WAN yang menghubungkan seluruh lokasi secara aman dan efisien, dilengkapi dengan sistem failover otomatis yang memastikan koneksi tetap aktif meskipun salah satu jalur utama mengalami gangguan. Seluruh migrasi diselesaikan secara bertahap selama 8 minggu dengan zero interruption pada jam operasional puncak.

Riset Proyek
Assessment infrastruktur eksisting dilakukan secara menyeluruh mencakup audit hardware, analisis traffic jaringan, dan evaluasi kebutuhan bandwidth per lokasi. Kami menemukan bahwa infrastruktur lama beroperasi pada kapasitas rata-rata 87% — jauh di atas threshold aman 70% — yang menjelaskan tingginya frekuensi gangguan yang dialami klien.
Hasil riset menunjukkan kebutuhan upgrade pada tiga area kritis: core switching infrastructure, WAN connectivity, dan sistem backup power. Kami juga melakukan analisis risiko komprehensif untuk mengidentifikasi single point of failure dan merancang solusi redundancy yang tepat untuk setiap lokasi berdasarkan tingkat kritikalitas operasionalnya.
Hasil Proyek
Setelah implementasi selesai, tingkat availability jaringan meningkat dari 94.2% menjadi 99.8% — setara dengan downtime terplanning kurang dari 9 jam per tahun. Kecepatan transfer data antar lokasi meningkat 8x lipat, yang secara langsung mempercepat proses sinkronisasi data pengiriman real-time antara gudang dan armada.
Biaya pemeliharaan infrastruktur turun 45% karena hardware baru memiliki keandalan yang jauh lebih tinggi dan dilengkapi dengan monitoring proaktif. Tim IT internal klien kini dapat mengelola seluruh infrastruktur dari single dashboard terpusat, mengurangi kebutuhan kunjungan teknisi on-site hingga 70%.


Apa Kata
Klien Kami
“Alfazza membantu kami membangun sistem yang benar-benar sesuai kebutuhan. Prosesnya rapi, hasilnya melampaui ekspektasi kami.”
Budi Santoso
CEO, PT Maju Bersama

